free html hit counter
gopay coins alat transaksi baru di aplikasi gojek 9e2fc9e

Gopay Coins, Alat Transaksi Baru Di Aplikasi Gojek

Gopay Coins, Alat Transaksi Baru Di Aplikasi Gojek – GoPay telah mengumumkan bahwa mereka akan memperluas penggunaan koin GoPay ke beberapa layanan GoTo lainnya di aplikasi GoJek yaitu GoFood, GoCar, GoRide, dan GoSend yang sebelumnya juga sudah dapat digunakan di Tokopedia.

Fibriyani Elastria, Chief Marketing Officer Gopay, mengatakan dalam siaran pers nya bahwa GoPay Coins memungkinkan pengguna untuk bertransaksi tanpa mengurangi saldo GoPay mereka.

“GoPay Coins sejak awal kami rancang sebagai bentuk apresiasi untuk pengguna setia ekosistem GoTo”, tulis Fibriyani, Senin (13 Juni 2022).

Fibri juga mengklaim kehadiran koin GoPay di berbagai layanan aplikasi Gojek mendapat tanggapan positif dari para pengguna karena memberikan kemudahan dalam bertransaksi.

Dia mengatakan bahwa setelah ekspansi Gopay Coins kesejumlah aplikasi di Gojek, jumlah pengguna GoPay meningkat sebesar 20% dalam hal transaksi dalam penggunaan Gopay Coins.

GoPay Coins sendiri adalah sistem poin “Loyalitas Universal” pada ekosistem GoTo dalam bentuk kredit cashback, yang diberikan kepada pengguna setelah transaksi selesai.

GoPay Coin GoPay dapat digunakan untuk transaksi di aplikasi Gojek dan Tokopedia.

Selain itu, GoPay Coins dapat ditukarkan dengan metode pembayaran Tokopedia lainnya tanpa poin minimum atau maksimum dalam penukarannya.

Gopay Coins dapat didapat pada saat bertransaksi menggunakan voucher yang memberikan cashback pada saat transaksi di Gojek di Tokopedia.

Di sisi lain, nilai tukar GoPay Coins sama dengan Rp.1 dan berlaku hingga akhir tahun berikutnya. Misalnya, GoPay Coins di 2022 akan kedaluwarsa pada 31 Desember 2023.

Perusahaan juga mengungkapkan bahwa GoPay Coins juga merupakan bagian dari upaya untuk memberikan pengalaman transaksi yang lebih terintegrasi di seluruh ekosistem GoTo.

BACA JUGA  Cara Daftar MyPertamina dan Dokumen Apa saja yang Harus Disiapkan untuk Beli Pertalite dan Solar

“GoPay Coins, yang sifatnya tidak dapat ditransfer ataupun diuangkan menjadi salah satu inovasi kami untuk memaksimalkan keuntungan cashback dan mencegah penyalahgunaan tanpa mengurangi apresiasi kami terhadap pengguna setia layanan di ekosistem GoTo,” kata Fibri.

Fitur ini dapat digunakan untuk menarik lebih banyak konsumen untuk bertransaksi di platform Gojek, sehingga berpotensi meningkatkan loyalitas konsumen kepada Gojek dan Tokopedia, kata Nila Marita, Chief of Corporate Affairs GoTo

“Inisiatif ini sejalan dengan strategi sinergi ekosistem GoTo yang menjadi landasan perusahaan dalam menumbuhkan bisnis dan mempercepat laju menuju profitabilitas,” ujar Nila.

Sementara itu, terjadi peningkatan pesanan kendaraan listrik Electrum di platform Gojek. Hal itu terungkap dalam pernyataan terbaru GoTo.

Menurut GoTo, pesanan untuk layanan GoRide Electric berlipat ganda dalam waktu lima bulan sejak peluncuran uji coba komersial diluncurkan.

Perusahaan mengklaim bahwa lebih dari 70% mitra yang berpartisipasi dalam pengalaman uji coba komersial mengalami peningkatan pendapatan bersih hingga Rp 46.000 per hari.

Electrum, perusahaan patungan antara Gojek dan TBS Energi Utama, juga mencapai target jarak 1 juta km dalam waktu tiga bulan.

Jumlah Jarak tersebut merupakan jarak kumulatif ratusan pengendara sepeda listrik di Jakarta selama uji coba komersial di berbagai layanan aplikasi Gojek seperti GoRide Electrik, GoFood, dan GoSend.

“Kami sangat antusias melihat pencapaian yang cukup memuaskan dari uji coba komersial penggunaan motor listrik yang sedang berlangsung,” kata Pandu Sjahrir, Direktur Utama Electrum, Selasa (6 Juni 2022).

Sebelumnya, menurut Pandu target 1 juta km diharapkan tercapai pada akhir 2022, tetapi tercapai dalam waktu tiga bulan.

Menurut Pandu, ini merupakan awal yang baik untuk pengembangan lebih lanjut ekosistem kendaraan listrik (Electric Vehicle) di Indonesia.

BACA JUGA  Galaxy Watch 5 Akan Muncul Di Situs Resmi Samsung Ada Versi "Pro"

Hal ini juga menjadi pertimbangan perusahaan untuk menambah jumlah motor listrik yang tersedia dan mengembangkan cakupan wilayah operasionalnya.

“Selain itu, kami juga dapat melakukan analisis yang lebih mendalam mengenai penggunaanmotor listrikdan metode penukaran baterai palingfeasibleuntuk adopsi kendaraan listrik di Indonesia,” ujar Pandu.